Berita

gambar-1.jpgBagaimana rasanya tinggal do kota terkotor kedua di Indonesia? Anggota KuIS yang berada di Banjarmasin (kota terkotor kedua versi Adipura 2006), adalah salah satu yang jenggah dengan posisi ini. Pada bulan Februari – April 2007, LB2T (Lembaga Bina Bakti Taruna), salah satu motor Ku BS (Koalisi untuk Banjarmasin Sehat), bekerjasama dengan ISSSDP sebuah program di bawah WSP (Water Sanitation Program) Word Bank untuk berbuat sesuatu pada kota mereka. LB2T terlibat dalam kegiatan yang penting bagi pengembangan strategi kota, dengan melakukan riset EHRA (Environmental Health Risk Assessment).

EHRA bertujuan untuk memahami kondisi fasilitas sanitasi dan perilaku-perilaku yang memiliki risiko pada kesehatan warga. Fasilitas sanitasi yang diteliti mencakup, sumber air minum, layanan pembuangan sampah, jamban, dan saluran pembuangan air limbah. Untuk perilaku yang dipelajari adalah yang terkait dengan higinitas dan sanitasi, antara lain, cuci tangan dan pakai sabun, buang air besar, pembuangan kotoran anak, dan pemilahan sawah. Studi EHRA dilakukan di semua kelurahan di BAnjarmasin yang berjumlah 50 kelurahan, dengan total sampel 1652 rumah tangga.

Teknik pengumpulan data yang diberlakukan mencakup wawancara tatap muka dan pengamatan langsung. LB2T bertanggung jawab dalam merekrut dan mengkoordinir 100 kader dan 10 supervisor lapangan yang berasal dari kader KuBS, kader posyandu, dan kader PKBI. sebelum turun lapangan, para kader dan supervisor mengikyti pelatihan enumerator yang difasilitasi oleh Tim ISSDP.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: