Kesehatan Lingkungan

clip.jpg

Disadari bahwa sebagian masyarakat di Indonesia masih mempunyai penghasilan rendah, sehingga masih sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup dan juga sulit untuk melaksanakan perilaku hidup sehat. Banyak keluarga di masyarakat dengan penghasilan yang rendah, terutama penduduk dilokasi terpencil, masih membuang kotorannya ditempat terbuka atau sungai. Kebiasaan buruk ini dapat menimbulkan terjangkitnya penyakit yang disebabkan oleh terjadinya penyebaran penyakit dari kotoran manusia

Beberapa studi kasus akibat buruknya Sanitasi

Kota Sibolga berada di pantai barat Sumut yang dapat ditempuh sekitar 10 jam perjalanan kendaraan darat dari Kota Medan, ibu kota Provinsi Sumut. Sebagian besar pemukiman berada di pinggir pantai sehingga pada pasang air laut naik, sebagian kawasan pemukiman terendam. Kondisi ini membuat warga rentan terserang penyakit menular antara lain diare. Satu di antara penduduk setempat yang diserang penyakit diare ialah keponakan Idawati yang sempat menjalani perawatan di RSU FL Tobing.
Pengamatan Media Indonesia pekan lalu pihak Rumah Sakit Umum (RSU) FL Tobing Sibolga masih terus menangani pasien diare. Jumat lalu masih ada empat pasien diare lagi yang dirawat di ruang unit gawat darurat (UGD) lantai II RSU itu. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sibolga mencatat sebanyak 212 pasien diare selama 2007, termasuk empat pasien yang masih dirawat di RSU itu. Pasien diare umumnya anak-anak. Jumlah itu belum mencakup pasien-pasien diare yang hanya berobat ke bidan atau mantri.
Berdasarkan pendataan DPRD Kota Sibolga jumlah pasien diare bahkan mencapai 248 orang. Jumlah itu berdasarkan pendataan di RSU FL Tobing dan puskesmas-puskesmas yang menyebar di seluruh (tiga) kecamatan yang ada di Kota Sibolga. Satu di antaranya, akhir April lalu meninggal dunia yaitu bayi berumur delapan bulan penduduk Jl Patuananggi, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota. Bayi itu sempat dirawat di RSU FL Tobing. Setelah menjalani perawatan beberapa hari, bayi itu dipulangkan. Selang beberapa hari di rumah, bayi tersebut meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: